Monday, 5 March 2012

Keagungan Silaturahmi

Menyambung kekerabatan dan menyerukan untuk menyambung kekerabatan merupakan amal shalih yang agung. Dalam silaturahim terkandung keselamatan hati, karena dengannya manusia menyambung dan menyerukan untuk menyambung kekerabatan.

Amru bin Dinar berkata, "Tidak ada langkah kaki (setelah menjalankan yang wajib), yang lebih besar pahalanya daripada langkah kaki mendatangi kerabat"

Jika anda berbuat baik kepada kerabat, maka anda telah berbuat baik kepada diri anda sendiri. Berbuat bakhil/pelit kepada mereka, berarti berbuat bakhil terhadap diri anda sendiri. Kerabat adalah sosok yang harus dijaga, diperhatikan dan dilindungi.

Allah Ta'ala berfirman "Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagiannya lebih berhak terhadap sesamanya (daripada yang bukan kerabat) didalam kitab Allah. Sesungguhnya Allah maha mengetahui segala sesuatu" (Q.S. Al-Anfal:75)

"Ar-Rahim (kerabat) bergantung di Arsy, ia berkata, 'Siapa yang menyambung hubungan denganku, maka aku akan menyambung hubungan dengannya. Dan siapa yang memutuskan hubungan denganku maka aku akan memutuskan hubungan dengannya.'" (H.R. Muttafaq 'alaih)

Silaturahmi merupakan bentuk kedermawanan Allah, karena dengan silaturahmi ada keberkahan umur dan bertambahnya rizki. Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, "Barangsiapa senang untuk dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya ia menyambung hubungan dengan kerabatnya (silaturahmi)." (H.R. Muttafaq 'alaih).

Sumber: Ustadz Abu Faiz Muhamad Husain via BlackBerry Messenger

No comments:

Post a Comment